Apakah benar Bacillus cereus tidak perlu diwaspadai secara serius? Meskipun kerap dianggap tidak semenakutkan patogen fatal lainnya, rekam jejak Bacillus cereus sebagai pemicu keracunan pangan tidak bisa diremehkan. Data menunjukkan bahwa bakteri ini menjadi penyebab terbanyak kedua dalam kasus keamanan pangan di Indonesia sepanjang periode 2000–2015, tepat di bawah E. coli. Kasus serupa juga marak di mancanegara: tercatat 419 kejadian di Tiongkok (2010–2020) yang menyebabkan lebih dari 7.800 orang sakit, serta ratusan kasus di Eropa. Secara global, Bacillus cereus dan racun yang dihasilkannya sering dilaporkan mencemari produk pangan berbasis pati dan susu, seperti nasi, pasta, roti, hingga ready-to-eat food. Video e-course ini mengulas secara komprehensif bahaya Bacillus cereus serta penanganannya melalui poin-poin berikut:
- Characteristic and classification Bacillus cereus.
- Illness, toxin, and severe case.
- Outbreaks, severe case, recall or PIF.
- Detection and analysis.
Guru Besar Mikrobiologi Pangan di Divisi Ilmu dan Teknologi pangan Fakultas Teknik dan Teknologi, IPB University.